Monday, February 17, 2014

sejarah POWERSLAVES

Cikal bakal Powerslaves adalah band festival kampus di Semarang yang digawangi Anwar Fatahillah Dan Randy pada tahun 1990, kemudian masuklah widi sebagai Drummer dan Heydi Ibrahim sebagai Vocalis yang saat itu baru pulang Dari negeri belanda...

Kemudian pada perjalanan berikutnya Powerslaves dengan Formasi Anwar Fatahillah, Randy, Heydi Ibrahim, wi...di, Bambang Kolem mencari keyboardist untuk mengikuti festival2 diantaranya Yamaha Music hingga masuklah wiwik sudarno sebagai Keyboardist yang juga merupakan adik dari widi sang drummer..

Pada Tahun 1992 Powerslaves mengikuti Festival Yamaha music quest dan mulai menuai prestasi dg masuk ke final, dengan lagu Find Our Love again, disisi lain Randy sang gitarist hengkang dan di gantikan Andry Franzzy dari Jogjakarta, sejak saat itu mulai terbuka kesempatan untuk rekaman, hingga memutuskan hijrah ke jakarta tahun 1993...

Setelah hijrah ke Jakarta Bambang Kolem hengkang hingga formasi Powerslaves adlh Anwar fatahillah (Bas), Heydi Ibrahim (Vocal), Widi (Drum), Wiwik (Keyboard) dan Andry Franzzy (Gitar), Formasi ini yg kemudian masuk ke dapur rekaman hingga rilis album pertama tahun 1994, Album metal kecil dgn hits lagu IMPIAN, dan beber...

Pada Tahun 1996 Powerslaves merilis album ke 2 Metal kartun yang berisi lagu lagu antara lain sisa, metal kartun, untuk apa, wayang wong, insiden mie dll, namun mulai timbul perpecahan ditandai dengan hengkangnya wiwik sudarno pada tahun itu juga disusul widi, sebagai pengganti pada posisi drum masuk lah fafa Ahmad...

Pada Tahun 1998 Powerslaves merilis album ke 3 Kereta Rock n roll, dengan beberapa lagu hit antara kereta rock n roll, ke rock an, dll, formasi pada album ini Anwar Fatahillah (Bass), Heydi Ibrahim ( Vocal ), Andry Franzzy (Gitar), Fafa Ahmad ( Drum ) dan Edot ( additional Keyboard )...

Stlh album ke 3 Powerslaves menjalani Tour Panjang, diantaranya Pesta damai rame2 bersama Slank Dan Rif, hingga pd tahun 2001 di rilis album ke 4 Powerslaves dgn lagu antara lain Matahari, Father n son, Jika kau mengerti, dll. pada album ini formasi Powerslaves Anwar Fatahillah (bass), Heydi Ibrahim (Vocal), Andry Fran...

Tahun 2002 dan 2003 rasa lelah dan kejenuhan menjalani tour Panjang serta berbagai permasalahan yang timbul Andry Franzzy Hengkang dari Powerslaves disusul Heydi Ibrahim yang kembali menekuni Seni lukis, Anwar Fatahillah meneruskan bendera Powerslaves dan rilis album ke 5 Gak Bakal mati pd tahun 2004 dgn formasi Njet F...lowers (Vocal), DD Crow (Gitar) dan Agung Yudha (Drum), hit nya antara lain batere, gak bakal mati...

Rentang waktu 2005 sd 2008 selama tour Powerslaves dibantu Acho Jibrani sebagai additonal Gitar yg kemudian menjadi Personil Tetap, hubungan dekat antara Anwar fatahillah dan Heydi Ibrahim dan komunikasi yang terus berjalan akhirnya membuahkan ide membuat album solo Heydi Ibrahim, pertemuan Anwar, acho jibrani dan heyd...i ibrahim yg akhirnya mengembalikan Heydi Ibrahim utk PULANG ke rumah nya POWERSLAVES tahun 2008...

Pada tahun 2010 Powerslaves mempersiapkan album ke 5, pada saat itulah terjadi pertemuan antara slavers2 militan dan personil Powerslaves yg kemudian timbul ide untuk membentuk sebuah management atau badan yg kemudian diberi nama KERETA ROCK N ROLL dan resmi berdiri pada bulan Oktober 2010....

tambahan...:



POWERSLAVES (PS) berdiri pada tanggal 19 April 1991 di kota Semarang - Jawa Tengah oleh para mahasiswa di kampus Undip, Semarang. Personil PS pada waktu itu Anwar Fatahillah, Randy, Widy yang kemudian bergabung Heydi Prahara sepulang dari program pertukara...n pelajar di Belanda. Nama Powerslaves diambil dari salah satu album Iron Maiden, karena pada saat itu PS sering membawakan lagu lagu bernuansa heavy metal ala Iron Maiden. Keterlibatan mereka di berbagai festival band di Semarang dan beberapa kota sekitarnya membawa nama PS makin dikenal luas. Beberapa kejuaraan sempat diraup sehingga mencuatkan nama PS ke permukaan. Diantaranya lewat Festival Band Explotion di Jakarta tahun 1992 mereka meraih peringkat ke dua dikarenakan mereka tidak mau memasukan unsur etnik pada lagu mereka, lagu yang dibawakan pada waktu itu adalah Find Our Love Again. Dilanjutkan dengan predikat juara I di Festival Yamaha Music Quest 1992. Sedangkan prestasi individual adalah Heydi pada tahun 1988 - 1989 Juara I Vocal Den Haag, Juara 1 Vocal Hoek van Holland dan pada tahun 1997 mengeluarkan solo album, kemudian Anwar pada tahun 1991 - 1993 meraih The Best Bassist DIY Jawa Tengah. Tahun 1992 itu pula PS didaulat menjadi band pembuka ADEGAN yang berbuah tawaran rekaman dari Gilang Ramadhan. Tahun 1993 PS hijrah ke Jakarta dengan berawakan Heydi Prahara, Anwar Fatahillah, Andry Franzzy, Wiwik Sudarno dan Widy. Di ibukota kekuatan mereka mendapat dukungan ARCI [Art Circle] NETWORK sebuah manajemen yang menjadi mitra kerja kelompok ini. Bersama ARCI, PS memulai tanggung jawabnya secara profesional dalam penanganan jadwal latihan rutin, rekaman dan manggung karena ARCI juga bertindak sebagai penyedia sarana latihan sekaligus menjadi wadah fans club bagi para penggemar PS. Tahun 1994 sebuah album perdana berhasil diluncurkan kelompok ini, dengan judul album 'Metal Kecil' di bawah label Hemagita. Tahun 1996 PS kembali menampilkan kebolehannya dengan lonjakan album kedua 'Metal Kartun' (Warner Music Indonesia). Disini kemampuan panggungnya boleh diuji. Beberapa kota di Jawa sempat dijelajahi dan PS juga meraih penghargaan dari Warner Music karena penjualan album 'Metal Kecil' diatas 100.000 keping. Tour pun digelar, selama 2 tahun berproses dijalan dan dikarenakan usia yang relatif muda, mulai timbul konflik diantara personil PS. Ditahun 1996 PS meluncurkan album baru Metal Kartun dan ditahun itu pula wiwik sudarno dan widy hengkang dari PS. Nama heydi prahara sudah lebih dikenal dengan heydi Ibrahim, untuk pengganti personil yang hengkang, masuk Fafa ahmad sebagai drummer dan Edod Edouward pada keyboard. Tahun 1998 kelompok ini mencetak album ketiga 'Kereta Rock 'N Roll' (Warner Music Indonesia). Yang diikuti dengan tour rame Pesta Damai dan Soundrenallin bersama Slank dan RIFF, tour yang panjang dan melelahkan ini mereka mulai terlibat narkotika. Hampir 3 tahun mereka terlibat penggunaan narkotika, dengan susah payah mereka berusaha meninggalkan dunia gelap tersebut dan berhasil meluncurkan Album ke empat di tahun 2001 'Powerslaves' (BMG Indonesia), dengan lagu hits jika kau mengerti yang sangat dikenal pada waktu itu dan 'PS Repackaged' (2002, BMG Indonesia). Akan tetapi karena rentan nya masa penyembuhan dari narkotika dan kelelahan akibat tour yang sangat panjang akhirnya Heydi Ibrahim, Andry, Edod, dan Fafa memutuskan mengundurkan diri dari PS. Nama PS diusung oleh basisst mereka Anwar yang kemudian dengan beberapa personil baru diantaranya Njet meluncurkan album ke lima 'Gak Bakal Mati!' (BMG Indonesia) di tahun 2004. Namun karena tragedi tsunami pada saat yang bersamaan, album tersebut kurang terdengar gaungnya. Walau beberapa tahun terkubur menjadi legenda masa lalu tetapi penggemar mereka tetap setia menanti kembalinya PS. Tahun 2008, PS kembali dengan formasi Heidy Ibrahim sebagai front man, anwar, dan acho. Pertemuan ini sudah berbeda karena faktor usia, kedewasaan berpikir sudah terbentuk yang tentunya belajar dari pengalaman pengalaman pahit mereka dimasa lalu. Kemajuan teknologi pun sudah sangat mempermudah mereka dalam berkarya. Di tahun 2010 ini mereka meluncurkan mini Album ke 6 (enam) yang pastinya sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang dengan single hits jangan kau mati.

No comments:

Post a Comment